Saturday, 23 March 2013

Program Asuransi Resiko Jabatan



Dirancang khusus untuk para eksekutif perusahaan dengan memberikan jaminan ganda, yaitu perlindungan asuransi sekaligus investasi, sehingga akan memberikan rasa aman dalam menghadapi segala bentuk resiko yang mungkin akan terjadi.

Manfaat Asuransi
Rincian Manfaat dari Program Asuransi Resiko Jabatan ini adalah sebagai berikut :
  1. Akhir Masa Asuransi (Akhir Kerja)
    Apabila Peserta (Tertanggung) hidup pada akhir masa asuransi atau akhir kerja, maka akan diberikan sejumlah santunan sebesar NILAI PERTANGGUNGAN
  2. Meninggal Dunia
    Apabila Peserta (Tertanggung) meninggal dunia dalam masa asuransi, maka akan diberikan sejumlah santunan duka sebesar NILAI PERTANGGUNGAN
  3. Cacat Tetap Total atau Sebagian
    Apabila Tertanggung mengalami cacat tetap total dalam masa asuransi, maka akan diberikan sejumlah santunan sebesar NILAI PERTANGGUNGAN
  4. Resiko Jabatan
    Apabila Tertanggung mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) yang disebabkan oleh kondisi keuangan perusahaan atau pun jika Tertanggung mengundurkan diri dari perusahaan tempatnya bekerja atas keinginan sendiri sehingga diberhentikan dengan hormat, maka akan diberikan sejumlah santunan sebesar Resiko Jabatan. Resiko Jabatan dihitung secara aktuaria berdasarkan akumulasi dari unsur tabungan yang terkandung dalam premi yang telah dibayarkan.
Mengapa perlu Asuransi Jabatan?
Berdasarkan undang-undang No. 1 tahun 1995 disyaratkan agar direktur dan officer melakukan tugasnya degan itikad baik dan penuh tanggung jawab serta menjalankan perusahaan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan perusahaan. Direktur harus bertanggungjawab penuh kepada pemegang saham jika perusahaan tidak dikelola secara benar dan melanggar perundang-undangan.
Namun demikian para direktur dan officer tetap menghadapi kemungkinan tuntutan dari beberapa sumber selain pemegang saham, seperti para kreditur, pesaing, karyawan dan instasi pemerintah. Tuntutan tersebut dapat ditujukan untuk pelanggaran-pelanggaran hukum perdata dan perundangundangan lainnya.
Siapa sajakah yang termasuk Direktur & Officers itu?
Dalam undang-undang perseroaan Indonesia, seorang "Direktur" diartikan sebagai setiap orang yang menduduki jabatan sebagai direktur atau menjadi anggota dari dewan direksi.
Seorang "Officer" dalam suatu badan hukum, mencakup pengertian seorang direktur, anggota dewan komisaris, manajer, sekretaris atau orang-orang yang diperkejakan dalam kedudukan eksekutif.
Kepesertaan
Tertanggung yang dapat mengikuti
Program Asuransi Resiko Jabatan ini adalah para eksekutif perusahaan seperti Direksi dan Komisaris perusahaan. Masa asuransi disesuaikan dengan masa kontrak kerja di perusahaan. Sedangkan NILAI PERTANGGUNGAN yang dapat ditentukan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial dari perusahaan atau Tertanggung.

No comments: