Manchester United

Jumat, 13 April 2012

Asuransi Jiwa Tradisional


Pengertian Polis Asuransi Jiwa [Life Insurance Policy] menurut definisi dari LOMA [ Life Office Management Association] adalah:
“Polis Asuransi Jiwa [Life Insurance Policy] adalah polis di mana di dalam polis tersebut perusahaan asuransi berjanji untuk membayar manfaat atas kematian orang yang diasuransikan/Tertanggung.”
Jenis-jenis polis asuransi jiwa yang utama:

1. Term Life Insurance [Asuransi Jiwa Berjangka]; karakteristik:
  1. Memberikan pertanggungan jiwa selama satu jangka waktu tertentu yang disebut policy term [jangka waktu polis].
  2. Manfaat polis hanya apabila:
    - Tertanggung meninggal dalam jangka waktu yang ditetapkan; atau
    - Polis masih in-force ketika Tertanggung meninggal.
  3. Jika Tertanggung masih hidup sampai jangka waktu yang telah ditetapkan, polis tersebut dapat memberikan hak kepada Pemegang Polis [PP] untuk melanjutkan pertanggungan asuransi jiwa. Jika PP tidak melanjutkan pertanggungan itu, maka polis akan berakhir dan perusahaan asuransi tidak berkewajiban untuk memberikan pertanggungan selanjutnya.
  4. Biasanya tersedia dalam bentuk polis asuransi, namun dapat juga tersedia dalam bentuk sebuah rider [asuransi tambahan] yang ditambahkan pada polis dasar.
Jenis-jenis pertanggungan Asuransi Jiwa Berjangka:
  1. Level Term Life Insurance [asuransi jiwa berjangka dengan Uang Pertanggungan (UP) tetap] yang memberikan manfaat kematian dalam jumlah yang sama selama jangka waktu polis.
  2. Decreasing Term Life Insurance [asuransi jiwa berjangka dengan UP menurun] yang memberikan manfaat kematian yang nilainya menurun selama jangka waktu pertanggungan.
Asuransi Jiwa Berjangka dibutuhkan oleh calon PP yang:
  • membutuhkan proteksi sementara
  • memiliki penghasilan kecil namun membutuhkan proteksi
  • tertarik pada proteksi besar namun dengan premi yang rendah
2. Whole Life Insurance [Asuransi Jiwa Seumur Hidup]; karakteristik:
  1. Memberikan pertanggungan seumur hidup kepada Tertanggung selama polis masih in-force.
  2. Memberikan pertanggungan asuransi dan mengandung tabungan dalam bentuk cash value [Nilai Tunai].
  3. Memberikan pertanggungan seumur hidup dengan level premium rate [tarif premi tetap] yang tidak meningkat sejalan dengan bertambahnya usia Tertanggung.
  4. Memberikan fleksibilitas kepada PP untuk mengubah isi selama polis masih berlaku.
  5. PP dapat menggunakan Nilai Tunai sebagai jaminan untuk pinjaman polis, dan berhak menarik dana dari Nilai Tunai, jika sudah terbentuk.
Asuransi Jiwa Seumur Hidup biasanya dibutuhkan oleh calon PP yang:
  • memiliki kebutuhan dalam mempersiapkan warisan
  • membutuhkan perlindungan finansial jangka panjang
3. Endowment Life Insurance [Asuransi Jiwa Dwiguna]; karakteristik:
  1. Memberikan suatu jumlah manfaat tertentu apakah Tertanggung masih hidup sampai akhir jangka waktu pertanggungan atau pun meninggal selama jangka waktu pertanggungan.
  2. Memiliki maturity date [tanggal jatuh tempo], yaitu tanggal pembayaran UP oleh perusahaan asuransi kepada PP jika Tertanggung masih hidup.
  3. Dapat menghasilkan Nilai Tunai dengan lebih cepat.
  4. Tarif premi biasanya tetap.
Asuransi Jiwa Dwiguna biasanya dibutuhkan oleh calon PP yang:
  • ingin mempersiapkan dana pensiun
  • ingin melakukan tabungan jangka panjang
  • ingin mempersiapkan dana pendidikan anak

Tidak ada komentar: