Manchester United

Selasa, 14 Mei 2013

Diduga Dibunuh, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Indragiri

Sabtu, 11 Mei 2013 15:05 WIB

Jasad Mr X saat terapung di sungai ketika ditemukan salah seorang warga desa setempat.
 
 
 PASIR PENYU, GORIAU.COM - Jasad tak dikenal kembali ditemukan mengapung di Sungai Indragiri. Kali ini di RT 0I RW 02 Desa Lembah Dusun Gading, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

Peristiwa yang menghebohkan itu terjadi sekitar pukul 07.00 Wib. Warga daerah itu digemparkan oleh mayat laki-laki tak dikenal mengapung di Sungai Indragiri, Sabtu (11/5/2013).

Diduga sebelum dibuang ke sungai, Mr X ini terlebih dahulu dibunuh. Sebab ditubuh korban terdapat beberapa kejanggalan, seperti pada leher, pinggang, kaki dan tangan korban terdapat tali bekas ikatan. Bersama korban tidak ditemukan satu lembar identitas pun.

Demikian diungkapkan Kepala Desa Lembah Dusun Gading, Rozaini. Dikatakannya, jasad Mr X pertama kali ditemukan warganya yang ingin ke sungai tepat berada di depan rumahnya. Sebelum tiba di sungai, warga tersebut, dikagetkan oleh sesosok tubuh tanpa nyawa terapung di sungai dalam posisi telengkup.

Melihat hal itu, langsung diberitahukan kepada warga sekitar dan meminta bantuan warga untuk menarik jasad tidak bernyawa itu ke pinggir sungai. ''Setelah itu saya lansung memberitahukan hal ini kepada pihak Polsek Pasir Penyu, setelah mereka datang brulah jasad diangkat ke darat dan dibawa ke RSUD Indrasari di Pematng Reba,'' tandas Kades.

Sementara itu, Kapolres Inhu AKBP Aris Prasetyo Indarianto, melalui Kapolsek Pasir Penyu, Kompol YMT Sagala saat dikonfirmasi GoRiau.com membenarkan adanya penemuan mayat tanpa identias di wilayah hukum Polsek Pasir Penyu.

''Benar, ada masyarakat Desa Lembah Dusun Gading menemukan sesosok mayat tanpa idenitas, sekarang jasad tersebut sudah dibawa ke RSUD Indrasari Rengat di Pematng Reba untuk keperluan outopsi,'' jawab Kapolsek singkat yang saat itu disebutkan dirinya sedang berada diluar.

Di tempat terpisah, Kasubag Humas Polres Inhu Ipda Yarmen Jambak saat dihubungi via selulernya mengatakan, terhadap diri korban (Mr X) sudah dilakukan outopsi di rumah sakit Indrasari Rengat. Karena identitas korban belum diketahui maka untuk sementara korban diletakkan di kamar mayat RSUD Indrasari. Sementara kasus ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian, singkatnya

Senin, 06 Mei 2013

Total Pendapatan Premi Prudential Indonesia Meningkat 30 persen di Tahun 2012


ular-2012-id 
PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) membukukan hasil kinerja keuangan yang kuat di tahun 2012. Total pendapatan premi meningkat 30 persen menjadi Rp 19,3 triliun dibandingkan dengan catatan kinerja tahun sebelumnya sebesar Rp 14,8 triliun. Pendapatan premi bisnis baru tumbuh 24 persen menjadi Rp 9,9 triliun dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp 7,9 triliun. Sementara itu, bisnis syariah mencatatkan total pendapatan premi Rp 2,1 triliun, meningkat sebesar 21,1 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp 1,7 triliun.

Kinerja Prudential Indonesia yang kuat didorong oleh inovasi produk yang berkelanjutan serta kekuatan jaringan distribusi multi-channel kelas dunia. Pertumbuhan perusahaan yang berkesinambungan menjadi landasan bagi upaya kontribusi Prudential Indonesia, baik terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan dan kesejahteraan keuangan jangka panjang bagi nasabah.

Mengomentari kinerja positif tersebut, William Kuan, Presiden Direktur Prudential Indonesia menjelaskan, “Kesuksesan kami mencerminkan komitmen dan fokus perusahaan dalam menyediakan layanan yang terbaik di kelasnya serta produk yang sesuai kebutuhan bagi masyarakat Indonesia. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pesat telah meningkatkan permintaan akan produk-produk asuransi. Prudential tanggap merespon hal ini, dengan secara efektif memenuhi kebutuhan nasabah.”

“Saat ini, tawaran utama kami adalah produk unit-link premi reguler baik konvensional maupun syariah. Kami akan terus mengembangkan portofolio produk kami, termasuk riders baru yang komprehensif dan inovatif yang dapat memenuhi permintaan yang terus berkembang dari keluarga para pekerja keras di Indonesia. Kami berupaya sekuat tenaga untuk menjadi perusahaan kelas dunia dengan menerapkan standar standar tertinggi dalam setiap hal yang kami lakukan, agar kami dapat senantiasa memberikan layanan yang sesuai kebutuhan bagi lebih dari 1,7 juta nasabah kami di Indonesia."

“Seluruh dana kelolaan kami tercatat menempati posisi tiga teratas di kelas aset masing-masing dan tentunya manajer investasi kami dari Eastspring Investments akan senantiasa memastikan upaya terbaik dalam mengelola portofolio nasabah untuk mencapai hasil maksimal. Kami percaya, produk-produk unitlink akan terus menjadi pilihan nasabah untuk membantu mereka dalam memenuhi sasaran keuangan jangka panjang,” tutup William.

Membangun tim kelas dunia
Prudential Indonesia selalu berusaha untuk meningkatkan profesionalisme tenaga pemasaran serta karyawan di industri ini melalui pelatihan yang berkelanjutan, merekrut, dan mempertahankan bakatbakat terbaik. William Kuan mengatakan, “Pelatihan secara berkelanjutan dan pengembangan tenaga pemasaran dan karyawan kami merupakan bagian penting dari strategi pertumbuhan Prudential Indonesia. Kami sangat bersyukur atas kuatnya jaringan profesional agen dan partnership distribution yang telah menjadi ujung tombak penjualan kami, serta para karyawan kami yang berdedikasi dan menghasilkan kinerja yang berkualitas dari hari ke hari.”


Membangun bisnis dengan tanggung jawab
Sebagai pelaku usaha terdepan, kesuksesan Prudential Indonesia tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis yang berkesinambungan. Menjadi perusahaan yang bertanggung jawab juga merupakan bagian penting bagi pertumbuhan Prudential Indonesia.

Prudential Indonesia pada 2012 membayarkan total klaim dan manfaat kepada nasabah sebesar lebih dari Rp 5,8 triliun, meningkat 47% dibandingkan tahun 2011. Prudential Indonesia akan terus memberikan pelayanan kepada nasabah kami dalam menghadapi berbagai ketidakpastian, dan membangun masa depan yang lebih aman dalam memenuhi kebutuhan mereka. Total dana kelolaan pada 2012 mencapai Rp 34,5 triliun, meningkat 25,6% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 27,4 triliun. Prudential Indonesia berbahagia dapat berkontribusi terhadap perkembangan pasar jasa keuangan nasional.

Tanggung jawab sosial perusahaan/ Corporate Social Responsibility (CSR) terus menjadi tonggak pertumbuhan Perusahaan. Prudential Indonesia senantiasa berkomitmen penuh untuk memainkan peran aktif di dalam masyarakat. Pada tahun 2012, Prudential Indonesia meluncurkan kampanye “Sejuta Hati untuk Sejuta Mimpi”, yang berfokus pada anak-anak, pendidikan, serta pencegahan dan penanggulangan bencana.

“Kami akan terus berinvestasi dalam mengembangkan inisiatif-inisiatif CSR, dalam usaha untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas untuk mempromosikan kesadaran keuangan (financial literacy) ke seluruh negeri, serta dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara mengakses produk dan layanan keuangan yang dapat membantu mereka mempersiapkan masa depan keuangan yang lebih baik,” ujar William menutup pembicaraan.

-selesai-
 
Tentang Prudential plc dan Prudential Corporation Asia
Prudential plc berlokasi di Inggris dan Wales, dan perusahaan-perusahaan terafiliasinya merupakan satu dari grup jasa keuangan terkemuka dunia. Prudential plc menyediakan layanan asuransi dan keuangan melalui anak-anak usaha dan perusahaan afiliasinya di seluruh dunia. Prudential telah hadir di industri ini selama 165 tahun dan memiliki total aset kelolaan sebesar £405 miliar (Rp 6.345 triliun, per 31 Desember 2012). Prudential plc tidak memiliki hubungan apapun dengan Prudential Financial, Inc., sebuah perusahaan yang beroperasi di Amerika Serikat.

Prudential Corporation Asia telah beroperasi di Asia lebih dari 85 tahun dengan mengoperasikan bisnis asuransi jiwa di 13 pasar Asia yaitu Kamboja, Cina, Hong Kong, India, Indonesia, Korea Selatan, Jepang, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Prudential memiliki landasan distribusi multi-channel yang kuat dalam menyediakan berbagai tahap simpanan yang komprehensif, perlindungan dan produk investasi untuk memenuhi beragam kebutuhan nasabah di Asia.

Prudential plc melalui bisnis manajemen asetnya, Eastspring Investments, juga memiliki cakupan geografis di 12 pasar Asia dan Amerika Serikat.

Per 31 Desember 2012, berdasarkan Annualized Premium Equivalent (APE), total penjualan Prudential Corporation Asia di Asia tumbuh 14% menjadi £1,9 miliar (Rp 28,2 triliun).

Tentang Prudential Indonesia
Didirikan pada 1995, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) merupakan perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia dan merupakan bagian dari Prudential plc, grup jasa keuangan yang berbasis di Inggris. Dengan memanfaatkan pengalaman Grup Prudential selama 165 tahun di industri asuransi jiwa, Prudential Indonesia berkomitmen untuk menyediakan solusi investasi terbaik, tabungan, dan solusi proteksi asuransi yang paling baik kepada nasabah di tanah air.

Sejak peluncuran produk asuransi yang terkait produk investasi pertamanya di tahun 1999, Prudential Indonesia telah menjadi pemimpin pasar untuk kategori produk inovatif ini. Prudential Indonesia juga menawarkan variasi produk dan layanan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan keuangan para nasabah Indonesia yang beragam.

Pada 31 Desember 2012, Prudential Indonesia memiliki kantor pusat di Jakarta dan kantor pemasaran di Medan, Surabaya, Bandung, Denpasar, Batam dan Semarang dengan 290 kantor keagenan (termasuk di Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Yogyakarta, Batam, dan Bali) di seluruh nusantara. Per 31 Desember 2012, Prudential Indonesia melayani lebih dari 1,7 juta nasabah.

Perluas ke Asuransi Mikro, Prudential Luncurkan PRUaman

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) hari ini mengumumkan peluncuran PRUaman, produk asuransi mikro pertama dari Prudential. PRUaman memberikan perlindungan keuangan kepada rumah tangga berpendapatan rendah dengan harga terjangkau dan mudah diakses melalui Lembaga Keuangan Mikro dan Bank Perkreditan Rakyat ketika mereka dihadapkan pada peristiwa-peristiwa yang mengubah hidup mereka. Di lain pihak, Lembaga keuangan mikro memperoleh manfaat berupa perlindungan terhadap pinjaman pokok yang diberikannya kepada nasabah, yang pada gilirannya dapat mendorong berkembangnya industri keuangan mikro yang lebih sehat di Indonesia.

“Sebagai bagian dari komitmen teguh kami untuk selalu mendengarkan nasabah dan memahami kebutuhan mereka, kami ingin memastikan bahwa setiap orang memiliki akses terhadap layanan dan produk keuangan, terutama asuransi jiwa. Untuk segmen mikro, kami ingin menciptakan produk asuransi jiwa bagi mitra dan nasabah kami dengan menyatukan empat kriteria kunci yang merupakan prioritas bagi mereka,” jelas William Kuan, Presiden Direktur Prudential Indonesia. “Keempat kriteria yang membentuk landasan dari
PRUaman adalah aksesibilitas, harga yang terjangkau, kesederhanaan, dan kemudahan dalam penggunaan. Kami bertekad untuk menciptakan produk yang memiliki aksesibilitas tinggi dan harga yang terjangkau, mudah untuk dibeli, proses pertanggungan yang sederhana dan mudah untuk digunakan dalam hal pengajuan klaim. Dan merupakan sebuah produk yang secara langsung terkait dengan inisiatif pendidikan kesadaran finansial."

Pengembangan
PRUaman didasarkan pada riset pasar mendalam yang menunjukkan kebutuhan nyata akan perlindungan keuangan di segmen mikro baik untuk pemberi pinjaman dan peminjam. Riset pasar tersebut mencakup analisis kesenjangan produk yang ada melalui penilaian permintaan asuransi mikro. Prudential juga melakukan serangkaian 12 diskusi kelompok terfokus dengan 73 peserta dan wawancara mendalam terhadap nasabah berpendapatan rendah dan lembaga penyedia keuangan mikro. Riset ini dilakukan selama dua tahun dengan mengumpulkan data dari lima provinsi dan 13 kota.

Di segmen mikro, asuransi dianggap mahal, dengan proses persyaratan, pertanggungan dan klaim yang rumit. Karena kesadaran akan perlindungan asuransi yang rendah di segmen ini, maka ketika peminjam tertimpa musibah, pada umumnya pihak keluarga akan diwarisi beban pinjaman, atau pihak Lembaga Keuangan Mikro yang menanggung beban kerugian finansial. “Setelah riset mendalam yang kami lakukan,
PRUaman adalah solusi yang kami tawarkan, dan pada giliranya akan membantu meningkatkan pinjaman modal bagi rumah tangga berpendapatan rendah yang membutuhkannya,” jelas Nini Sumohandoyo Corporate Marketing and Communications Director.Prudential Indonesia.

PRUaman menyediakan empat paket asuransi dengan tarif yang sangat terjangkau, dengan tarif terendah sebesar Rp 2,000 per tahun. Tarif in bersifat tunggal, yang berlaku sama rata tanpa memandang usia dan tenor pinjaman. Tarif premi tunggal ini memberikan keuntungan kepada lembaga mikro saat menentukan rencana yang tepat untuk setiap anggota. Manfaat dari keempat rencana tersebut berkisar dari kemudahan pelunasan pinjaman hingga pelunasan pinjaman yang disertai beragam tambahan manfaat keuangan bagi keluarga.

Untuk peluncuran awal, dua koperasi Mitra Usaha Mandiri (MUM), yang masing-masing berada di Subang dan Karawang, Provinsi Jawa Barat, akan menjadi mitra distribusi pertama. Kedua Koperasi ini didirikan pada 1998 dan telah membuktikan kredibilitas dan pengalamannya dalam melayani masyarakat berpendapatan rendah dan ekonomi lemah. MUM memiliki enam cabang mandiri di Jawa Barat dan Jawa Tengah, dengan masing-masing cabang memiliki 1.000 sampai 1.500 anggota dengan aset lebih dari Rp 2 miliar. Di samping produk
PRUaman, Prudential juga akan memberikan dukungan kepada koperasi dan anggotanya melalui pendidikan kesadaran keuangan.

“Memilih mitra distribusi yang terpercaya dan kredibel merupakan unsur penting lainnya bagi kesuksesan
PRUaman. Kami ingin bekerja sama dengan lembaga yang mapan secara reputasi dan mempunyai hubungan yang kuat dengan masyarakat yang mereka layani. Mereka merupakan mata rantai penting yang memudahkan pembelian dan pelayanan produk ini. Mereka juga sangat penting dalam membantu kami membangun kepercayaan dalam segmen masyarakat yang lebih luas, yang sebagian besar baru belajar tentang pentingnya berasuransi,” jelas Ahmir Ud Deen Business Development Director Prudential Indonesia.

Prudential akan terus menambah mitra distribusi lainnya di masa mendatang guna memperluas akses ke rumah tangga berpendapatan rendah di seluruh negeri.

PRUaman akan menjadi bagian penting dari portofolio produk Prudential Indonesia. Produk ini akan memungkinkan kami untuk memperluas cakupan pasar asuransi jiwa dan membantu kami dalam mengemban tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap rumah tangga di Indonesia memiliki akses terhadap layanan dan produk keuangan,” tambah Kuan. “Dengan PRUaman kami membuka pintu lebih lebar untuk masa depan ekonomi yang lebih sehat dengan mengurangi hambatan bagi keluarga Indonesia dalam melindungi masa depan keuangan mereka.”


Tentang Manfaat PRUaman
PRUaman memiliki empat paket manfaat yang sederhana, dan mudah dipahami. Yaitu:
  • Paket 1: Jika pihak tertanggung meninggal karena sebab apapun selama masa pertanggungan, Prudential Indonesia akan membayar sisa saldo pinjaman kepada LKM.
  • Paket 2: Jika pihak tertanggung meninggal karena sebab apapun selama masa pertanggungan, Prudential Indonesia akan memberikan manfaat sejumlah pinjaman awal dari tertanggung guna terlebih dahulu melunasi sisa pinjaman kepada LKM, dengan sisa manfaat diberikan kepada ahli waris.
  • Paket 3: Jika pihak tertanggung meninggal karena sebab apapun selama masa pertanggungan, Prudential Indonesia akan membayar sisa saldo pinjaman kepada pemegang polis, PLUS manfaat dalam jumlah pinjaman awal dibayarkan kepada ahli waris.
  • Paket 4: manfaat yang diberikan:
    • Manfaat A: Jika pihak tertanggung meninggal dari penyakit atau sebab-sebab alamiah, Prudential Indonesia akan melunasi sisa pinjaman kepada LKM, PLUS kompensasi menyamai jumlah pinjaman awal kepada ahli waris.
    • Manfaat B: Jika pihak tertanggung meninggal dunia karena kecelakaan, Prudential Indonesia akan menyelesaikan seluruh kredit yang belum dilunasi kepada LKM, PLUS kompensasi sebesar tiga kali pinjaman awal kepada penerima.
Tentang Prudential plc dan Prudential Corporation Asia
Prudential plc berlokasi di Inggris dan Wales, dan perusahaan-perusahaan terafiliasinya merupakan satu dari grup jasa keuangan terkemuka dunia. Prudential plc menyediakan layanan asuransi dan keuangan melalui anak-anak usaha dan perusahaan afiliasinya di seluruh dunia. Prudential telah hadir di industri ini selama 165 tahun dan memiliki total aset kelolaan sebesar £405 miliar (Rp 6.345 triliun, per 31 Desember 2012). Prudential plc tidak memiliki hubungan apapun dengan Prudential Financial, Inc., sebuah perusahaan yang beroperasi di Amerika Serikat.

Prudential Corporation Asia telah beroperasi di Asia lebih dari 85 tahun dengan mengoperasikan bisnis asuransi jiwa di 13 pasar Asia yaitu Kamboja, Cina, Hong Kong, India, Indonesia, Korea Selatan, Jepang, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Prudential memiliki landasan distribusi multi-channel yang kuat dalam menyediakan berbagai tahap simpanan yang komprehensif, perlindungan dan produk investasi untuk memenuhi beragam kebutuhan nasabah di Asia.


Prudential plc melalui bisnis manajemen asetnya, Eastspring Investments, juga memiliki cakupan geografis di 12 pasar Asia dan Amerika Serikat.


Per 31 Desember 2012, berdasarkan Annualized Premium Equivalent (APE), total penjualan Prudential Corporation Asia di Asia tumbuh 14% menjadi £1,9 miliar (Rp 28,2 triliun).


Tentang Prudential Indonesia

Didirikan pada 1995, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) merupakan perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia dan merupakan bagian dari Prudential plc, grup jasa keuangan yang berbasis di Inggris. Dengan memanfaatkan pengalaman Grup Prudential selama 165 tahun di industri asuransi jiwa, Prudential Indonesia berkomitmen untuk menyediakan solusi investasi terbaik, tabungan, dan solusi proteksi asuransi yang paling baik kepada nasabah di tanah air.

Sejak peluncuran produk asuransi yang terkait produk investasi pertamanya di tahun 1999, Prudential Indonesia telah menjadi pemimpin pasar untuk kategori produk inovatif ini. Prudential Indonesia juga menawarkan variasi produk dan layanan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan keuangan para nasabah Indonesia yang beragam.


Pada 31 Desember 2012, Prudential Indonesia memiliki kantor pusat di Jakarta dan kantor pemasaran di Medan, Surabaya, Bandung, Denpasar, Batam dan Semarang dengan 290 kantor keagenan (termasuk di Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Yogyakarta, Batam, dan Bali) di seluruh nusantara. Per 31 Desember 2012, Prudential Indonesia melayani lebih dari 1,7 juta nasabah.


Tentang Mitra Usaha Mandiri

Didirikan pada tahun 1998, Yayasan Mitra Usaha (YMU) telah aktif mengembangkan program untuk melayani rumah tangga berpendapatan rendah menggunakan Grameen Bank model dengan memberikan pinjaman kecil kepada mereka yang miskin tanpa memerlukan agunan, yang diberi nama Mitra Usaha Mandiri. Dimulai di Bekasi Jawa Barat, dan kemudian berkembang ke daerah lain yang lebih besar Jawa Barat, Subang, Karawang, dan Indramayu.

Ketika pengembangan koperasi menjadi lebih besar. Setelah Jawa Barat, memperluas ke daerah-daerah miskin di Jawa Tengah, Rembang, Pati dan Klaten. Saat ini, MUM memiliki enam cabang independen di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Setiap cabang memiliki 1.000 - 1.500 anggota, dengan aset lebih dari Rp 6 miliar.


Selasa, 30 April 2013

Kronologi Kecelakaan Uje

Uje Kecelakaan, Bukan Soal Jalan Tidak Rata Soal Jalan Tidak Rata

Uje Kecelakaan, Bukan Soal Jalan Tidak Rata
Motor Almarhum Uje
Senin, 29 April 2013 10:15

Otosia.com - Jeffry Al Buchori seperti diberitakan mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Pondok Indah Jakarta Selatan.
"Jalan Pondok Indah ada faktor tidak rata. Kalau jalan tidak rata, iya, dan menikung juga. Tapi itu tidak prinsip banget sebetulnya. Kalau umpama orang baru belajar pun ya sebenarnya tidak terlalu bahaya (kalau kondisi fisik fit)," ujar AKBP Ipung Purnomo, salah satu instruktur safety riding yang juga pengurus di IMI, HDCI, hingga Ikatan Motor Besar Indonesia.
AKBP Ipung Purnomo sendiri menilai bahwa kemungkinan besar dari penyebab kecalakaan ini adalah faktor kelelahan, di samping juga kondisi tubuh utsaz yang dipanggil Uje tersebut memang baru saja lepas dari sakit dan dalam pemulihan.
"Ini umpamanya kalau menurut saya sih, ini almarhum kelihatannya ngantuk. Karena kondisi kesehatan juga lagi enggak fit. Kalau lalu lintas dalam kondisi jam segitu kan otomatis enggak ada yang lalu lalang lah, seperti itu ya. Itu sepi banget. Jadi kalau konsentrasi full, buat saya sih sebenarnya enggak ada masalah, apalagi kalau kecepatannya tidak terlalu kencang," ujarnya, diwawancara saat akan memberikan safety riding di SMA 2 Bandung

Otosia.com - Banyak pihak menduga-duga seberapa kencangkah Ustaz Jeffry Al Buchori mengendarai Kawasakinya. Mereka yang berjalan beriringan bersamanya dengan moge lain menjelang kejadian itu mengatakan Uje dalam kecepatan pelan. Hal itu memang bisa dilihat dari faktor kerusakan bagian depan motor.
Kerusakan Kawasaki ER-6n yang dikendarai ustaz bernama panggilan Uje ini hanya terpusat di area depan. Bagian depan memang terlihat koyak. Lampu depan terlepas, tetapi roda depan masih di tempatnya. Hal itu masih dalam kondisi yang bisa dikatakan benturan pelan untuk kendaraan sekelas moge.
Namun, moge tentu beda dengan motor yang lebih kecil semacam skutik atau bebek jika bicara kecepatan pelan. Pelan di moge, tentu lumayan kencang jika dirasakan di motor bebek atau skutik.

Berapakah kecepatan yang disebut pelan jika kita mengendarai moge? "Ya 40-50 km itu terhitung pelan, iya. Kalau pelan banget, sampai 4-5 km per jam, itu terasa berat banget. Situasi kondisi macet misalnya," papar AKBP Ipung Purnomo, salah satu instruktur safety riding yang juga pengurus di IMI, HDCI, hingga Ikatan Motor Besar Indonesia.
Namun, AKBP Ipung Purnomo menekankan bahwa faktor kelelahan fisik sebenarnya jadi hal utama. Pasalnya, jika fisik prima, kondisi kecepatan yang bagaimanapun atau jalan seperti apa, si pengendara bisa mengantisipasinya.
"Kalau jalan tidak rata, iya, dan menikung juga. Tapi itu tidak prinsip banget ya sebetulnya," ujarnya.
Kawasaki ER-6n sendiri adalah motor tanpa fairing alias naked, dan merupakan saudara lain dari ER-6f yang memiliki fairing dan bernama lain Kawasaki 650R. Maksimum powernya sendiri mencapai 72,1 PS pada 8.500 RPM dengan torsi maksimum 64 Nm pada 7.000 RPM.
Dengan kapasitas silinder 649 cc, ia sudah menggunakan sistem DOHC untuk 8 katupnya, serta memanfaatkan sistem pasokan bahan bakar Fuel Injeksi berdiameter 38 mm x 2

Kecelakaan Uje, Bagaimana Regulasi Helm Half-Face

 Dalam kecelakaan, Ustaz Jeffry Al Buchori disebut mengenakan helm half-face. Bentuk pelindung kepala yang tidak melindungi setengah muka itu membuatnya mengalami cedera di bagian tubuh tersebut, antara lain akibat terbentur dan terlempar.

Lalu, bagaimana sebenarnya regulasi helm half-face, terutama bagi sepeda motor besar? AKBP Ipung Purnomo, salah satu instruktur safety riding yang juga pengurus di IMI, HDCI, hingga Ikatan Motor Besar Indonesia, menyebut bahwa kondisi arus lalu lintas di Indonesia sebenarnya masih memungkinkan untuk helm tersebut, terutama untuk pengguna motor besar.
"Ini sebenarnya tergantung ya. Kalau umpamanya helm full-face sama half-face, kalau full-face kan memang untuk melindungi area mulut, rahang; ketika kecelakaan. Kalau half-face, jika sewaktu-waktu benturan, itu bisa langsung menyentuh ke mulut atau dagu kita," paparnya.
Kondisi jalan di Indonesia sebenarnya tidak memungkinkan pengendara moge hingga meraih kecepatan di atas 100 km per jam secara rata-rata. Hal ini berbeda dengan kondisi dan keharusan jika berkendara di luar negeri. Di luar pun, termasuk di Kuala Lumpur, atau kawasan Eropa, motor besar bisa masuk jalan bebas hambatan.
"Tapi kalau dalam kota saja mengenakan helm half-face dengan kecepatan yang tidak terlalu kencang juga tidak masalah. Saya juga kalau ke mana-mana (dalam kota) memakai helm half-face. Karena kalau pakai helm full-face itu untuk kecepatan tinggi. Karena kalau kita terus pakai helm full-face itu juga "engap", sirkulasi enggak nolong, bisa-bisa dehidrasi juga."
"Kan kondisi kita ini beda dengan di luar. Kalau di Eropa, misalnya, kan udaranya dingin. Mereka juga dalam kecepatan tinggi, masuk highway, bisa 150 km per jam. Karena saya juga pernah nyobain, sampai 210 km per jam," urainya.
Seperti diberitakan, Indonesia baru saja kehilangan salah satu ustad muda, Jeffry Al Buchori, akibat kecelakaan tunggal di kawasan Pondok Indah Jakarta Selatan. Banyak yang menduga bahwa kecelakaan ini tak lain karena faktor fisik yang sedang turun karena sebagai biker, pendakwah yang biasa dipanggil Uje ini semestinya paham bagaimana mengendalikan kuda besi tersebut
 Ia mengendarai sepeda motor Kawasaki ER-6n non-fairing dari arah timur selepas bundaran Pondok Indah, menuju Jalan Gedung Hijau Raya yang mengarah Pondok Pinang. Motornya pun disebut membentur tepian bidang pembatas halaman di depan rumah Nomor 17 Jalan Gedung Hijau Raya dan kemudian menabrak sebuah pohon palem
 

Uje Kendarai Kawasaki ER-6n Non-ABS

 Ustaz Jeffry Al Buchori atau akrab disapa Uje mengendarai sebuah moge Kawasaki ER-6n saat mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Motor ini sendiri sudah dipasarkan resmi oleh Kawasaki tahun lalu, tepatnya di acara Pekan Raya Jakarta.

Motor tersebut dibanderol dengan harga Rp 102.500.000 dan menurut Kawasaki sudah on-the road Jabodetabek. Di awal peluncurannya, model ini ditawarkan dengan harga 99 jutaan.
Dilihat dari bentuk fisik, motor alm Uje belum dilengkapi sistem pengereman anti-lock braking system (ABS). Sementara belum lama PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) mengeluarkan ER-6n dan Ninja 650 (fairing) versi ABS. Kawasaki ER-6n ABS dijual Rp 111,5 juta, dan Rp 116 juta untuk model fairing.
Kawasaki ER-6n sendiri adalah motor tanpa fairing alias naked, dan merupakan saudara lain dari ER-6f yang memiliki fairing dan bernama lain Kawasaki 650R. Maksimum powernya sendiri mencapai 53kW pada 8.500 RPM dengan torsi maksimum 64 Nm pada 7.000 RPM.
Dengan kapasitas silinder 649 cc, ia sudah menggunakan sistem DOHC untuk 8 katupnya, serta memanfaatkan sistem pasokan bahan bakar Fuel Injeksi berdiameter 38 mm x 2.
 Meski tergolong moge, ukuran Kawasaki ini sendiri cukup kompak. "Sama Ninja yang 250 (ukuran besarnya) enggak beda jauh. Power memang beda. Sama Tiger tidak beda jauh," nilai AKBP Ipung Purnomo, salah satu instruktur safety riding yang juga pengurus di IMI, HDCI, hingga Ikatan Motor Besar Indonesia.

Motor Uje Sebenarnya Tidak Terlalu Besar

 Banyak kalangan menilai bahwa faktor kelelahan menjadi hal utama dalam kecelakaan tunggal yang dialami Ustaz Jeffry Al Buchori. Pasalnya, dari segi kendaraan dan kebiasaan para biker moge, kecepatan ringan bukan menjadi masalah dalam hal keseimbangan yang berujung pada kecelakaan.

Ustaz Jeffry atau Uje sendiri mengendarai sepeda motor Kawasaki ER-6n non-fairing yang ukurannya tidak berpaut jauh jika dibandingkan Ninja 250. Bahkan tidak jauh beda ukurannya dari motor massal seperti Honda Tiger.
"Motor ini juga tidak terlalu gede. Cuma 650 cc. Sama Ninja yang 250 enggak beda jauh. Power memang beda. Sama juga dia ngeluarin versi 650 touring. Itu juga enggak terlalu gede. Sama Tiger tidak beda jauh. Kecuali mungkin kalau dia pakai Harley-nya," ungkap AKBP Ipung Purnomo, salah satu instruktur safety riding yang juga pengurus di IMI, HDCI, hingga Ikatan Motor Besar Indonesia.
Ia sendiri menyebut bahwa kelihatannya Uje dalam kondisi ngantuk di samping kondisi kesehatan badan yang juga sedang tidak fit. Sehingga ia mengalami kecelakaan tunggal sekitar pukul 01.00 WIB dengan mengendarai Kawasaki ER-6n dari arah timur selepas bundaran Pondok Indah, menuju Jalan Gedung Hijau Raya yang mengarah Pondok Pinang.
Motornya pun disebut membentur tepian bidang pembatas halaman di depan rumah Nomor 17 Jalan Gedung Hijau Raya dan kemudian menabrak sebuah pohon palem
 

Terkait Kecelakaan Uje, RSA Himbau Naik Motor Harus Fit

 Publik dikejutkan dengan kabar duka cita tadi malam menjelang pagi. Tokoh muda Islam, ustadz Jeffry Al Buchori atau lebih dengan sapaan Uje meninggal dunia akibat kecelakaan sepeda motor, Jumat dini hari (26/4). Duka mendalam.

Kepolisian RI menyatakan, sepeda motor yang dikendarai Ustadz lepas kendali dan menabrak pohon palem. Saat kejadian kondisi jalan mulus dan almarhum memakai helm. Bahkan, membawa surat-surat lengkap seperti surat tanda nomor kendaraan bermotor (STNK) dan surat izin mengemudi (SIM).
Ustadz Jeffry Al Buchori yang kondang disapa Uje meninggal dunia sekira pukul 03.00 WIB. Kecelakaan yang dialaminya terjadi di kawasan Jl Gedung Hijau Raya, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Almarhum menunggang motor sport Kawasaki ER-6N bernopol B 3590 SGQ.

"Kami turut berduka cita atas wafatnya almarhum," ujar Sekjen Road Safety Indonesia (RSA) Indonesia, Lucky Subiakto, di Jakarta, Jumat (26/4) siang.
Menurut Lucky, kecelakaan tak pernah mengenal jarak, waktu, dan status sosial. Peristiwa kecelakaan menimpa siapa saja.
"Kita para pemotor ketika berkendara dinihari mau tak mau mesti menggandakan kewaspadaan. Kondisi tubuh harus benar-benar prima. Jangan memaksakan diri bila kondisi badan sedang tidak prima. Juga menahan diri dari godaan memacu kendaraan lantaran lengang dan mulusnya jalan," kata Lucky.
Sementara itu, Ketua Umum RSA Indonesia, Edo Rusyanto menjelaskan, Indonesia menghadapi persoalan serius terkait keselamatan jalan. "Tahun lalu, tiap jam sedikitnya rata-rata ada 13 kecelakaan dan menyebabkan tiap jam 3 orang tewas," kata Edo, Jumat.
Dia mengakui, keterlibatan sepeda motor masih cukup besar, yakni sekitar 64 persen terhadap total kecelakaan lalu lintas jalan. "Sekalipun, menurut kepolisian, jumlahnya menurun signifikan, yakni 27 persen dibandingkan tahun 2011," papar Edo.

Merujuk data Badan Kesehatan Dunia (WHO), di dunia, tiap jam 32 pemotor tewas akibat kecelakaan lalu lintas jalan. Sedangkan di Indonesia, diperkirakan rata-rata satu pemotor tewas di jalan.
Karena itu, RSA Indonesia mengajak seluruh pengguna jalan agar meningkatkan konsentrasi saat berkendara. Maklum, risiko kian besar saat lengah menjalar.

Kondisi letih, lelah dan kantuk yang menjalar saat dinihari, menjadi beban tersendiri. Siklus tubuh memasuki waktu istirahat saat dinihari juga mesti diantisipasi. Kita semua mahfum, berkendara adalah pekerjaan penuh waktu. Butuh konsentrasi penuh.
"Manusia hanya bisa berikhtiar. Selebihnya serahkan kepada-Nya. Selamat jalan Ustadz Jeffry. Beristirahatlah dengan tenang. Amin," tutup Edo

RENUNGAN


1. Jika alasan anda gak ada uang,maka anda harus tau bahwa rekening asuransi itu rekening AJAIB,yang bisa membantu menyelesaikan tagihan saat anda sakit kritis dan cacat tetap atau meninggal,karena tunjanganya asli ada dan nyata..

2. Jika ala
san anda nggak butuh asuransi maka anda harus tau bahwa asuransi hanya bisa dibeli saat anda belum membutuhkan dan saat anda sehat,jika sudah sakit dan butuh asuransi #maaf asuransi tidak akan bisa anda beli dengan apapun

3. Jika alasan anda agen asuransi memaksa,anda harus tau bahwa bagaimana rasanya ketika anda memaksa anak anda untuk meminum obat,karena untuk kebaikan anak anda maka anda paksa dia minum,begitupula agen asuransi agak memaksa karena untuk kebaikan anda...

4. Jika alasan anda karna anda juga punya teman agen asuransi,maka jika dia teman anda yang baik harusnya anda sekarangg sudah punya polis asuransi,ternyata belom toooh??? Teman baik itu akan ada setia anda susah,jika anda sakit teman anda bawa buah ya? Kalo agen asuransi bawa uang lho untuk biaya anda dirumah sakit..

5. Jika alasan anda karna asuransi bertentangan dengan agama #MENURUTMU. Maka anda harus tau dosa lho kalau anda tidak menyediakan kebutuhan untuk keluarga anda,jika anda sakit kritis meninggal atau cacat tetap,siapa yang biayain mereka,kalo punya asuransikan dapat uang pertanggungan untuk keluarga yang ditinggalkan,,

6. Jika alasan anda bahwa ah..Tuhan YME sudah sediakan semua kejadian dan kebutuhan, maka anda harus sadar agen asuransi datang atas kehendak Tuhan YME untuk membantu, Tuhan TME menyuruh kita berusaha menyediakan kebutuhan dan kita perlu berikhtiar dan itu wajib hukumnya, dan asuransi menanggung,meringankan dan menunjang kehidupan keluarga anda tanpa anda sadar.

AMBIL PUTUSAN YANG TEPAT SEGERA !!!

Manusia mini 15 sentimeter ditemukan di Chile....wow....!!!

Sepuluh tahun lalu sejumlah ilmuwan menemukan kerangka mayat tubuh menyerupai manusia berukuran 15 sentimeter di Chile. Kerangka tubuh mini tapi berkepala besar itu dinamai Atacama Humanoid. Ketika itu kerangka aneh itu diduga merupakan jabang bayi yang digugurkan, seekor monyet, atau bahkan alien alias makhluk luar angkasa.

Kini dalam sebuah film dokumenter Sirius para ilmuwan di Universitas Stanford, California, Amerika Serikat, telah melakukan tes DNA terhadap kerangka mirip alien itu dan menyatakan mayat seukuran pena itu adalah manusia yang gennya telah dimutasi, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Rabu (24/4).

Koran lokal Chili ketika itu melaporkan seorang lelaki bernama Oscar Munoz menemukan kerangka itu pada 19 Oktober 2003 ketika dia sedang mencari benda purbakala di Kota La Noria, di Gurun Atacama.